HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SANITASI LINGKUNGAN TERHADAP KECACINGAN PADA PEMULUNG

LPPM
Kecacingan merupakan penyakit yang masih sering terjadi di masyarakat. Infeksi cacing pada manusia dipengaruhi oleh perilaku dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan faktor risiko kecacingan pada pemulung di TPA Jatibarang, Mijen, Semarang. Penelitian bersifat survay analitik dengan desain case control. Populasi dalam penelitian ini adalah pemulung TPA Jatibarang Semarang. Sampel adalah seluruh anggota populasi sebanyak 120 pemulung.
Read More

FAKTOR RISIKO PENYAKIT GINJAL KRONIK STADIUM TERMINAL PADA PENDERITA HIPERTENSI STADIUM 1-2

LPPM
Latar Belakang : Penyakit ginjal kronik stadium terminal menjadi masalah kesehatan karena insidensinya terus meningkat dengan angka kematian tinggi. Faktor risiko penyakit ginjal kronik stadium terminal pada penderita hipertensi stadium 1-2 selama 5-10 tahun belum pernah diteliti. Faktor risiko tersebut dikaitkan dengan perilaku dan penyakit penyerta. Metode: Jenis penelitianini adalah observasi analitik dengan pendekatan case control. Sampel penelitian  sebanyak 64 responden yang terdiri dari 32 sampel kasus dan 32 sampel kontrol. Teknik sampling dengan caraconsecutive. Variabel independen  penelitian adalah perilaku responden, riwayat diabetes melitus, kadar kolesterol dan asam urat tinggi.  Data diperoleh dengan carainterview dan pengamatan catatan medis. Analisis data dengan uji  univariat, bivariat dan multivariat.  
Read More

FAKTOR RISIKO PENYAKIT GINJAL KRONIK STADIUM TERMINAL PADA PENDERITA HIPERTENSI STADIUM 1-2

LPPM
Latar Belakang : Penyakit ginjal kronik stadium terminal menjadi masalah kesehatan karena insidensinya terus meningkat dengan angka kematian tinggi. Faktor risiko penyakit ginjal kronik stadium terminal pada penderita hipertensi stadium 1-2 selama 5-10 tahun belum pernah diteliti. Faktor risiko tersebut dikaitkan dengan perilaku dan penyakit penyerta. Metode: Jenis penelitianini adalah observasi analitik dengan pendekatan case control. Sampel penelitian  sebanyak 64 responden yang terdiri dari 32 sampel kasus dan 32 sampel kontrol. Teknik sampling dengan caraconsecutive. Variabel independen  penelitian adalah perilaku responden, riwayat diabetes melitus, kadar kolesterol dan asam urat tinggi.  Data diperoleh dengan carainterview dan pengamatan catatan medis. Analisis data dengan uji  univariat, bivariat dan multivariat.   
Read More